TheDepokTimes – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat layanan dasar masyarakat dengan meresmikan Posyandu Melati 2 di Kelurahan Sawangan Baru sebagai Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) keempat di wilayah tersebut.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Depok Supian Suri pada Jumat (17/4/2026), sebagai bagian dari upaya transformasi layanan posyandu menjadi pusat pelayanan terpadu lintas sektor.
Supian Suri menjelaskan bahwa Posyandu 6 SPM merupakan inovasi pelayanan yang tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai aspek penting dalam kehidupan masyarakat.
“Tidak cukup hanya memperhatikan kesehatan. Diperlukan kolaborasi antarbidang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga kurang mampu,” paparnya usai peresmian.
Ia menegaskan, pendekatan integratif ini diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara lebih efektif melalui satu titik layanan.
Selain layanan kesehatan, sektor pendidikan juga menjadi perhatian dalam implementasi Posyandu 6 SPM.
Pemerintah mendorong peran aktif kader posyandu untuk memastikan anak-anak mendapatkan akses pendidikan sejak usia dini.
“Masalah sosial juga menjadi fokus. Kita harus memastikan seluruh warga memiliki BPJS agar tidak terkendala biaya saat membutuhkan layanan kesehatan,” jelasnya.
Dalam bidang sosial, keberadaan jaminan kesehatan seperti BPJS menjadi bagian penting untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat mengakses layanan tanpa hambatan biaya.
Sementara itu, pada sektor perumahan dan permukiman, Pemerintah Kota Depok terus menjalankan program Rumah Layak Tidak Huni (RLTH) sebagai bentuk intervensi terhadap warga yang membutuhkan bantuan hunian layak.
Supian Suri juga menginstruksikan kepada ketua RT dan RW untuk aktif melakukan pendataan warga yang berhak menerima bantuan tersebut agar program tepat sasaran.
Selain itu, bidang pekerjaan umum serta ketertiban dan perlindungan masyarakat turut menjadi bagian dari layanan yang diintegrasikan dalam Posyandu 6 SPM.
Hal ini menunjukkan bahwa posyandu kini berkembang menjadi pusat pelayanan yang tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup berbagai aspek kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan Posyandu 6 SPM di Kota Depok.
Ia berharap kehadiran layanan terpadu ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Semoga upaya kita dalam melayani warga menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Depok,” tukasnya.
