TheDepokTimes – Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam dunia pendidikan, Wali Kota Depok, Supian Suri, bersama Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, pada 24 Juni 2025 lalu resmi meluncurkan Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Pemkot Depok dengan 33 sekolah swasta yang tergabung dalam RSSG.
Kebijakan ini juga menjadi tindak lanjut dari apa yang menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang sekolah swasta gratis.
Tidak hanya itu, langkah ini diambil untuk menjawab harapan masyarakat Kota Depok yang ingin sekolah di SMP Negeri, namun memiliki keterbatasan ruang dan kapasitas.
“Sehingga sekolah swasta menjadi salah satu solusi yang kita ambil untuk mengakomodir harapan mereka yang ingin sekolah di SMP Negeri, tetapi tetap gratis,” ujar Wali Kota Depok, Supian Suri.
Nyatanya program RSSG banyak diminati oleh para orang tua siswa.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, dari target 3.000 siswa sebanyak 2.512 siswa lulusan Sekolah Dasar (SD) tercatat bersekolah di 49 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tergabung dalam program RSSG.
Selama anak bersekolah, Pemkot Depok menjamin seluruh pembiayaan pendidikan gratis alias tidak dipungut biaya sepeserpun.
Siswa tidak dipungut biaya uang pangkal, spp setiap bulan, dan seragam.
Supian Suri menaruh harapan besar bahwa kehadiran RSSG yang tersebar di 11 kecamatan ini bisa memastikan jika tidak ada lagi anak Depok yang tidak mampu bersekolah karena keterbatasan ruang dan kapasitas.
“Kita punya tanggung jawab besar untuk investasi pendidikan buat anak-anak, kita nggak mau ada anak Depok yang putus sekolah karena nggak punya uang, atau terkendala jauh dan ongkos untuk ke sekolah,” ujarnya.
RSSG Milik Pemkot Depok Tuai Pujian: Orang Tua dan Siswa Tersenyum
Bergulirnya RSSG, apresiasi itu mulai berdatangan. Program tersebut dinilai sebagai langkah nyata Pemkot Depok dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat luas.
Seperti yang disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti yang mengatakan program RSSG menunjukan keberpihakan pemerintah daerah terhadap pemerataan kesempatan belajar.
Sekaligus menjadi solusi konkret untuk mengatasi keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Kota Depok.
“Program yang sangat bagus, yang menunjukkan keberpihakan Pak Wali Kota terhadap kemajuan pendidikan di Kota Depok. Ini langkah nyata” ujar Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti.
Program RSSG yang digagas Pemkot Depok turut dirasakan manfaatnya secara nyata oleh para orang tua siswa.
Program ini dinilai mampu meringankan beban biaya pendidikan, khususnya bagi keluarga kurang mampu, sekaligus memberikan ketenangan karena anak tetap dapat bersekolah dengan layak.
Salah satu orang tua siswa penerima manfaat RSSG, Rini Dwi Astuti, wali murid dari Reva Afrianti Putri yang bersekolah di SMP Pelita 2, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
Menurutnya, RSSG menjadi solusi bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Alhamdulillah sangat terbantu. Anak saya ada lima, jadi program ini bagus buat kami yang mempunyai keterbatasan biaya,” ujarnya
Rini yang berdomisili di Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, juga menegaskan bahwa selama mengikuti program RSSG tidak ada pungutan biaya sekolah.
Bahkan, kebutuhan penunjang pendidikan seperti seragam dan buku pelajaran diberikan secara gratis oleh pihak sekolah.
“Enggak ada biaya, buku gratis dan seragam pun dikasih. Itu sudah sangat meringankan,” ungkapnya.
Hadirnya RSSG juga menjadi harapan baru bagi anak-anak Depok untuk terus bersekolah.
Seperti yang diungkapkan Agies Maulidan siswa kelas 7 A Mts Al Jihad, Kecamatan Cilodong yang kini bisa mengikuti pelajaran dengan tenang, tanpa lagi dibayangi kekhawatiran soal biaya sekolah.
Dengan arah kebijakan yang tepat dan menyentuh kebutuhan masyarakat, Program RSSG kini bukan hanya tentang sekolah gratis, melainkan tentang harapan, keberlanjutan, dan masa depan anak-anak Depok.
“Program RSSG ini membantu orang tua saya dalam membiayai pendidikan saya di sini. Terima kasih Pak Wali, RSSG mantap,” ujar Agies.
Gratis dan Diminati, RSSG Depok Akan Kembali Dibuka Juni
Melihat antusiasme para orang tua murid, Pemkot Depok berencana akan membuka kembali program RSSG untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada Juni 2026 mendatang.
Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Muhammad Yusuf mengatakan, RSSG tahun ajaran 2026/2027 tidak banyak mengalami perubahan sistem.
SPMB dibuka untuk kelas VII dengan jumlah peserta RSSG sebanyak 49 sekolah.
“Sejauh ini masih ada 49 sekolah yang tergabung dalam RSSG. SPMB InsyaAllah dimulai Juni 2026,” ujarnya.
Dikatakannya, jika tahun ajaran sebelumnya pendaftaran dilakukan secara offline atau tatap muka, untuk tahun ini pendaftaraan dibuka secara online. Teknis, syarat dan ketentuan, akan menyusul kemudian.
“Masih kami rapatkan terkait teknisnya. Yang jelas, orang tua siswa kami minta bersiap. Karena kuota terbatas,” ungkapnya.
